Green Puspa
Tentang Green Puspa

Tentang Green Puspa

Mengenal lebih dekat komunitas petani kota Utan Kayu Selatan.

Awal Mula Perjalanan

Program Green Puspa mulai berkembang sekitar tahun 2017. Awalnya, kawasan RW 06 sering terdampak banjir karena berada dekat aliran sungai dan memiliki kondisi lingkungan perkampungan yang padat penduduk. Warga kemudian melakukan berbagai upaya mandiri untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Melalui inisiatif tokoh penggerak kami, Bapak Zulfikar Kusdarmawan (Opie), warga diajak untuk melakukan penghijauan lingkungan secara terpadu, menata sistem pembuangan air, hingga memanfaatkan lahan sempit di gang-gang untuk budidaya pertanian perkotaan (urban farming).

Dari kegiatan gotong royong inilah lahirlah kelompok petani kota Green Puspa. Seiring berjalannya waktu, Green Puspa berkembang menjadi model kampung urban farming berbasis masyarakat yang mandiri, berdaya saing, dan menjadi rujukan nasional.

Bapak Zulfikar Kusdarmawan (Opie)

Bapak Zulfikar Kusdarmawan (Opie)

Tokoh Penggerak & Inisiator Green Puspa

"Membangun kampung hijau bukan sekadar menanam, melainkan merawat kepedulian antar warga demi warisan masa depan."

Visi

Menjadi komunitas urban farming yang mandiri, produktif, hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Misi

  • Mengembangkan pertanian perkotaan.
  • Meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.
  • Mendorong penghijauan lingkungan.
  • Memanfaatkan teknologi tepat guna.
  • Memberdayakan warga melalui kegiatan produktif.
  • Menjadi pusat edukasi urban farming.
"Dari Warga, Untuk Warga, dan Oleh Warga"

Kami percaya bahwa keberhasilan suatu lingkungan bermula dari partisipasi aktif masyarakatnya. Segala bentuk inisiatif yang kami lakukan adalah hasil dari gotong royong dan kesadaran bersama untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.